Diposting pada tanggal 16 November 2025

Flu sering kali menghampiri masyarakat saat musim hujan tiba. Namun, mengapa kita lebih mudah terserang flu saat hujan?
Indonesia kini sedang memasuki masa musim hujan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengingatkan tentang kemungkinan cuaca yang ekstrem, seperti hujan deras dan angin kencang di sejumlah daerah.
Cuaca yang tidak stabil saat ini sering dihubungkan dengan munculnya penyakit flu. Dosen dari Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (FK UM Surabaya), dr Detti Nur Irawati SpD, mengungkapkan bahwa ada beberapa penyakit yang kerap muncul dalam musim hujan. Contohnya adalah flu, radang tenggorokan, dan tipes.
Jadi, apa yang membuat seseorang lebih mudah terserang flu pada saat hujan?
Apa yang Menyebabkan Manusia Mudah Terserang Flu saat Musim Hujan?
Menurut dr Detti, keadaan cuaca yang tidak menentu saat hujan menjadi salah satu penyebab. Perubahan suhu yang terkadang panas dan kadang dingin dapat mengakibatkan penurunan kekebalan tubuh. Ini menjadikan manusia lebih rentan terhadap infeksi flu.
Pada musim hujan, yang paling jelas tampak adalah flu, karena cuacanya yang tidak stabil. Suhu yang berubah-ubah ini bisa menurunkan daya imun. Flu ini mudah menyerang saluran pernapasan seperti ISPA, kata dr Ditty dalam laman UM Surabaya, sebagaimana dikutip pada Minggu (16/11/2025).
Berbagai Penyakit yang Rentan Muncul Saat Musim Hujan
Selain flu, banyak orang juga mengalami diare ketika musim hujan. Cuaca dan debu ternyata menjadi faktor penyebabnya.
Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan jajan sembarangan, cuaca hujan yang tidak bersih, atau ketika cuaca terlalu panas dengan banyak debu,tuturnya.
Penyakit tipes atau demam tifoid juga dapat mengancam selama musim hujan. Menurutnya, infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella ini sulit diatasi.
Pola makan yang kurang bersih, penularannya melalui kebersihan makanan yang tidak terjaga, serta kebiasaan jajan di tempat yang kurang bersih, menyebabkan kuman dapat berkembang, sehingga kasus tipes meningkat, imbuhnya.
Radang tenggorokan juga sering dijumpai di musim hujan. Dr Ditty menyatakan bahwa radang tenggorokan adalah infeksi virus yang dapat berkembang menjadi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Cahaya panas di musim kemarau bisa memicu infeksi virus, sehingga bisa mengarah pada flu, ISPA, atau hanya radang tenggorokan, tergantung pada kekebalan masing-masing pasien, jelasnya.
Demam berdarah dengue atau DBD juga berisiko meningkat saat musim hujan. Meski demikian, penyakit ini sering kali juga muncul pada waktu peralihan sebelum hujan.
Semakin lama, semakin sulit untuk menentukan kapan demam berdarah akan muncul, karena dalam setiap waktu selalu ada kasus demam berdarah. Penyebabnya berkaitan dengan nyamuk, kadang kurangnya kebersihan di lingkungan tempat tinggal, sehingga masih ada jentik-jentik atau nyamuk yang berkembang biak, tambahnya.
SURGA VIP menjadi incaran para pemain yang paham betul satu hal: RTP tinggi dan scatter aktif adalah kunci kemenangan. Di sinilah tempatnya game slot gacor yang dikenal sering kasi...
SINDONEWS-Ini perbedaan jenjang sarjana (S1) dan Diploma 4 (D4). Dewasa ini pendidikan vokasi tengah naik daun dan banyak diminati calon mahasiswa. Sistem pendidikan yang fokus ke ...
Medan - Kemendikbudristek mencabut izin dua kampus swasta di Kota Medan. Dua Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang izinnya dicabut yakni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nusa Bangsa...
Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi ...
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi menghapus ujian nasional (UN) 2020 akibat pendemi Corona (COVID-19). Kemendikbud telah mengatur mekanisme kelulusan siswa....
Sistem pendidikan intrakurikuler dan ekstrakurikuler yang diberikan secara berimbang dilaksanakan sehari penuh (fullday school), sehingga dapat meberikan waktu yang cukup banyak ba...
| « | ‹ | Jan 2026 | › | » | ||
|---|---|---|---|---|---|---|
| 28 | 29 | 30 | 31 | 1 | 2 | 3 |
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 |
Layanan online manakah menurut anda yang perlu kami kembangkan ke depan?